Aku penyair sepi yang berjalan di atas alam dengan izin Tuhanku.
Bergelandang aku terseretlah dosa pahala tak ku tahu jumlahnya berat ke mana; kanan atau kiri itu syurga dan nerakaku ditentukan olehnya.
Bumi tempat aku berpijak ini hanyalah untuk sementara dan aku pasti aku akan pergi meninggalkan fananya dunia.
Berbahang dalam dunia ini seperti itu bahangnya neraka malah lebih panas lagi maka aku harus tabah menahan sinarnya mentari bumi sebelum terik matari di mahsyar.
No comments:
Post a Comment