"Mia, aku rasa baik kau turun,"
"Malaslah, Asha. Aku banyak kerja ni,"
"Aku risau kau sorang-sorang di atas tu. Marilah temankan aku makan," desak Asha.
"Yalah, aku turun,"
"Aku tunggu kau dekat tangga,"
Talian segera diputuskan.
***
"Cepatnya kau makan,"
"Kan aku dah cakap aku banyak kerja,"
"Garangnya," desis Asha.
"Hahaha.. Maaf,"
"Sengal. Kecut perut aku kau buat,"
"Dah. Makan cepat. Jangan banyak cakap pula. Nanti aku tinggalkan kau sorang-sorang kat sini baru kau tahu,"
"Food is to be appreciated as they're made with grace and kindness of hearts,"
"Grace? Kau bergurau? Makanan untuk dimakan. Bukan benda seni,"
"Okey. What do you say about kindness of hearts?"
"Kita bayar untuk makanan ni, okey? Dah. Makan. Jangan sampai tercekik pula nanti,"
"I thought I'm the fiercest girl here."
"Got it wrong then?"
"Hahaha.. Okey. Time to sink into my food. Say whatever you want to say,"
***
"Another present?"
"Ya." balas Mia.
"As expected."
"Kau tahu?"
"Dia tak naik selagi kau tak turun. Wonder why you never get any presents for the past few months?"
"Skipping lunch?"
"Bet it right."
"Jadi kau tahu siapa?"
Angguk.
"Siapa?"
"All I can say, his office is upstairs. Dunno his name anyway,"
"Ceh, buang masa. Kau kerja sini berapa lama tak tahu nama dia?"
"It's not me who worked here for a long time not knowing his name. It's him who's new here. Aku rasa dia syok kat kaulah,"
NotaBuku:
Cliffhanger again.. :P
1 comment:
secreet admire kasi hadiah ka?
sambung2 :D
Post a Comment